Jumat, 13 November 2020

2021.827.830.834.835 Jobsheet 1109 Mengkonfigurasi DHCP Server Pada Debian 7

907.2021 Jobsheet 1109 HTML


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan Jaringan Administrasi Sistem Jaringan 11.09/ASJ/2021
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XI TKJ 4
Mengkonfigurasi DHCP Server
6 x 45 Menit


Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Mengkonfigurasi DHCP Server Pada Debian 7 Oktober 2020
Nama Siswa

827 Isiyatu Mushowamah
830 Mellany Rizqia Putri
834 Nanda Galuh Pertiwi
835 Rohmah Hidayah      






Kode Score



I. TUJUAN
1. Siswa dapat mengenal Konfigurasi DHCP Server pada Linux
2. Siswa dapat mengenal Konfigurasi DHCP Server pada Debian 7
3. Siswa dapat mengkonfigurasi DHCP Server Pada Debian 7

II. ALAT DAN BAHAN

1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 7, Windows 8 atau Windows 10
3. Panduan 
mengkonfigurasi DHCP Server Pada Debian 7

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

1. Buka software Debian sehingga keluar prompt :
debyan666 login:
2.Masuk ke user root dengan mengetik root dan passwordnya
debyan666 login:root
password : 123
     sehingga keluar user root sebagai berikut :
root@debyan666 :~# 
3. Melakukan Cek interface apakah menggunakan eth0 ataukah eth1.
Perintahnya adalah :
root@debyan666:~# ifconfig -a






Dari gambar di atas, dapat diketahui bahwa laptop sedang bekerja pada eth0.

4. Menentukan konfigurasi IP (Internet Protokol) pada server Debian.
Perintahnya adalah :
root@debyan666:~# nano /etc/network/interfaces
Akan muncul tulisan sebagai berikut :
allow-hotplug eth0 
iface eth0 inet dhcp 




Ganti tulisan di atas dengan
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.56.1
netmask 255.255.255.224
broadcast 192.168.56.255



untuk menuliskan address di atas, lihat dulu ke VirtualBox Host-Only Network pada Windows, lihat gambar di bawah ini :





Gambar di atas, menunjukkan IP Address dari Debian dan Nomor IP ini akan kita jadikan IP Router pada DHCP yaitu :
192.168.56.1.
Oleh karena itu, IP Address pada Windows dipilih
192.168.56.2.
Simpan konfigurasi di atas dengan :
Ctrl+X
Y
Enter

5. Melakukan Restart dengan mengetikkan perintah sebagai berikut :
root@debyan666:~# /etc/init.d/networking restart




6. Mengaktifkan Network Interface dengan mengetikkan perintah berikut :
root@debyan666:~# ifup eth0



7. Menginstalasi DHCP dengan mengetikkan perintah berikut ini : 
apt-get install dhcp3-server



Berikut tampilannya :


Jika muncul tulisan : Do you want to continue [Y/n] ?
Jawab : Y enter



Meskipun muncul tulisan failed setelah install, tapi tidak masalah. Cukup di Abaikan / lewati saja

8. Konfigurasi DHCP dengan mengetikkan : 
nano /etc/dhcp/dhcpd.conf




Gambar Tampilan awal sebelum di ubah

Tekan Ctrl W

Ketik : A slightly 

Tekan Enter 

Kemudian, lakukan langkah ini :

  • Hapus tanda pagar (#) dari subnet hingga tanda tutup kurawal 
  • Ubah IP Subnet menjadi IP Network dan Netmask yang sesuai 
  • Isi range yang berarti rentang ip yang akan dipinjamkan ke client 
  • Option domain name servers di isi alamat ip pada DNS server
  • Option routers di isi IP Router 
  • Option broadcast address di isi dengan ip broadcast 
  • Default lease time dan max-lease-time berarti lama waktu peminjaman IP, bisa diatur sesuai keinginan
Ctrl+X
Y
Enter
Untuk Menyimpan)



Gambar tampilan setelah diubah


9. Mengedit isc-dhcp-server dengan mengetikkan perintah :
nano /etc/default/isc-dhcp-server ,
Ubah interfacesnya menjadi ethernet yang sesuai pada langkah 1
(eth0 atau eth1)


Setelah itu simpan dengan menekan :

Ctrl+X
Y
Enter

10. Merestart file isc-dhcp-server dengan mengetikkan perintah :
service isc-dhcp-server restart




Dan Konfigurasi DHCP Server telah berhasil dibuat



V. PERTANYAAN

1. TULISKAN PERINTAH UNTUK MELAKUKAN CEK INTERFACE SERVER DEBIAN APAKAH MENGGUNAKAN ETH0 ATAUKAH ETH1 !
2. JELASKAN MAKSUD DARI PERINTAH INI : ROOT@DEBYAN666:~# NANO /ETC/NETWORK/INTERFACES
3. TULISKAN TEXT YANG AKAN MUNCUL SETELAH MELAKUKAN PERINTAH : ROOT@DEBYAN666:~# NANO /ETC/NETWORK/INTERFACES
4. TULISAN ALLOW-HOTPLUG ETH0 , IFACE ETH0 INET DHCP HARUS DIGANTI, TULISKAN TULISAN PENGGANTINYA
5. UNTUK MENULISKAN KONFIGURASI IP DI SERVER HARUS SESUAI DENGAN KONFIGURASI IP DI WINDOWS. DIMANAKAH KONFIGURASI WINDOWS BISA DITEMUKAN ?
6. SETELAH MENENTUKAN KONFIGURASI IP , TULISKAN PERINTAH UNTUK MELAKUKAN RESTART
7. JELASKAN MAKSUD DARI PERINTAH INI : ROOT@DEBYAN666:~# /ETC/INIT.D/NETWORKING RESTART
8. SETELAH MELAKUKAN RESTART, TULISKAN PERINTAH UNTUK MENGAKTIFKAN NETWORK INTERFACE
9. JELASKAN MAKSUD DARI PERINTAH INI : ROOT@DEBYAN666:~# IFUP ETH0



VI. JAWABAN PERTANYAAN

1. ifconfig -a 
2. Menentukan konfigurasi IP (Internet Protokol) pada server Debian. 
3. allow-hotplug eth0 dan iface eth0 inet dhcp 
4. auto eth0, iface eth0 inet static, address 192.168.56.1, netmask 255.255.255.254, broadcast 192.168.56.255 
5. VirtualBox Host-Only Network 
6. Service isc-dhcp-server restart 
7. Melakukan Restart 
8. Ifup eth0 
9. Mengaktifkan Network Interface




Tidak ada komentar:

Posting Komentar